BookMark

Jadi ketika buku yang dikirimkan oleh kawan baik saya tiba, dia bertanya apakah didalamnya ada bookmark? sudah saya cari berkali-kali saya tidak menemukan bookmark yang merupakan pembatas halaman pada buku, yang biasanya bergambar sama dengan cover bukunya, saya yakin tidak ada yang terjatuh. Padahal kawan baik saya ini membeli buku yang sama juga dapat bookmark didalam bukunya, saya pikir mungkin saya tidak beruntung.

Ukurannya yang kecil, karena fungsinya pun sebagai pembatas buku memang beneran saya jaga, kuatir hilang kan sayang. Apalagi kalau cover bukunya bagus, saking sayangnya biasanya saya lapisi dengan plastik lengket menghindari basah dan kotor. 

Karena saya hobby melihat gambar-gambar  yang menurut saya menarik, saya sempat punya hobby gunting-gunting kalender bekas biasanya gambar pemandangan atau foto lukisan. Setelah rapi di gunting, bagian tengah saya lubang dan saya beri pita, lumayan untuk menambah koleksi bookmark lumayan untuk bisa saya selipkan di buku yang tidak ada bookmark yang biasanya saya beli di toko buku bekas, selain itu saya juga menggunakan kartupos/ adracs sebagai bookmark pernah saya ceritakan disini.

Kalau travelling dan punya hobby membaca atau punya teman yang punya hobby baca seperti saya coba deh beli (kan mereka) bookmark yang punya khas dari lokasi tempat yang kita tuju. Kawan baik saya rajin bawain oleh-oleh saya bookmark ini tanpa saya minta. Meskipun seringnya sayang kalau saya selipkan di buku, kuatir hilang, yang ada saya simpan saya kumpulkan jadi satu dengan bookmark favorit saya lainnya.

Bookmark oleh-oleh dari kawan baik
Bookmark dari buku, dari bekas kalender dan bekas kartu ucapan

Comments

  1. beberapa kali beli buku bekas di toko or online suka nemu bookmark yg dipake pemilik sebelumnya :-) kayak tiket, perangko, postcard etc. aku keep Ru, nggep aja bonus :D.

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu harta karu rie, berharga banget :)

      Delete

Post a Comment

Popular Posts